Google Mulai Meninggalkan Fitur Notifikasi SMS

Google Mulai Meninggalkan Fitur Notifikasi SMS


Sebelum kemunculan smartphone, Google membuka satu layanan dimana kamu bisa mendapatkan notifikasi SMS ketika ada reminder, email, atau notifikasi apapun di akun Google kamu. Kini dengan berakhirnya era handphone jadul maka layanan tersebut akan dimatikan mulai 27 Juni 2015 nanti.

Google menyatakan sejak tanggal dimatikannya layanan tersebut, maka kamu tidak akan lagi mendapatkan notifikasi SMS. Sebagai gantinya kamu diminta untuk menginstall aplikasi Google Calendar di smartphone yang memang sudah memiliki fitur notifikasi sendiri.

Google Mulai Meninggalkan Fitur Notifikasi SMS

Google menyatakan bahwa di era dimana smartphone sudah sangat canggih ini kamu bakal mendapatkan pengalaman notifikasi yang jauh lebih baik di smartphone daripada melalui SMS. Dengan kata lain mereka ingin bilang bahwa SMS sekarang sudah nggak jaman lagi.

Pengguna Windows 7 dan 8.1 Sudah Bisa Daftar untuk Upgrade Windows 10 Gratis

Pengguna Windows 7 dan 8.1 Sudah Bisa Daftar untuk Upgrade Windows 10 Gratis

Windows 10 dipastikan menjadi upgrade gratis bagi pengguna Windows 7 dan Windows 8.1 di awal tahun perilisannya. Setelah terupgrade maka Windows 10 tersebut bisa digunakan oleh pengguna selamanya dan akan terus mendapatkan update tanpa biaya tambahan.

Dalam rangka sosialisasi dan persiapan upgrade ke Windows 10 gratis, Microsoft memunculkan notifikasi ke seluruh pengguna Windows 7 dan Windows 8.1. Notifikasi ini otomatis muncul setelah kamu melakukan update terbaru dengan kode update KB3035583.

Pengguna Windows 7 dan 8.1 Sudah Bisa Daftar untuk Upgrade Windows 10 Gratis

Pengguna Windows 7 dan 8.1 Sudah Bisa Daftar untuk Upgrade Windows 10 Gratis

Didalamnya ada form reserved dimana kamu bisa memasukkan email akun Microsoft untuk masuk di daftar antrian upgrade Windows 10 gratis. Setelah terdaftar maka kamu akan diberi info begitu Windows 10 final dirilis dan device kamu siap untuk diupgrade gratis.

Microsoft berharap dengan adanya notifikasi dan sosialisasi ini maka pengguna Windows 7 dan Windows 8.1 sebanyak mungkin bakal upgrade ke Windows 10 tanpa ada yang tertinggal.

Bagi kamu pengguna Windows 7 dan Windows 8.1, apakah kamu sudah mendapatkan notifikasi upgrade Windows 10 gratis tersebut? Jika belum silahkan update Windows kamu dan notifikasi itu bakal segera muncul.

Source : winpoin.com

Google Merilis Android M Developer Preview

Google Merilis Android M Developer Preview


Google akhirnya merilis “Android M” Developer Preview setelah “Android L” developer preview yang akhirnya versi finalnya dinamakan Lollipop dulu, Android M developer preview ini terasa lebih stabil. Salah satu masalah yang ada hanyalah bootingnya yang masih cukup lama.
Bagi kamu yang penasaran, berikut ini adalah tampilan Android M Preview.


Google Merilis Android M Developer Preview

Google Merilis Android M Developer Preview

Google Merilis Android M Developer Preview

Bagi kalian yang sudah tidak sabar untuk mencobanya, bisa download "Android M" ini melalui link dibawah ini :

Download Android M
Panduan Install Android M

Microsoft Menjadikan Android dan iOS Bisa Terhubung Mulus ke Windows PC

Microsoft Menjadikan Android dan iOS Bisa Terhubung Mulus ke Windows PC

Windows Phone bisa terhubung dengan mulus ke Windows PC itu sudah biasa, karena keduanya memang sama-sama dikembangkan oleh Microsoft. Namun jika Android dan iOS bisa terhubung dengan mulus juga ke Windows PC, maka itulah yang tengah diupayakan oleh Microsoft sekarang.

Microsoft saat ini tengah sibuk mengembangkan Phone Companion App yang nantinya bakal membuat Android, iOS, dan Windows Phone sama-sama bisa terhubung mulus di Windows PC.

Microsoft Menjadikan Android dan iOS Bisa Terhubung Mulus ke Windows PC

Dengan Phone Companion App, pengguna smartphone apapun OS nya bisa mensinkronisasikan foto, musik, dokumen, dan berbagai file lainnya dengan mudah. Bahkan Microsoft juga menyediakan Cortana untuk Android dan iOS.

Microsoft Menjadikan Android dan iOS Bisa Terhubung Mulus ke Windows PC

Hal ini membuat pengguna Windows tidak harus menggunakan Windows Phone agar bisa tersinkronisasi dengan baik, karena Phone Companion App ini membuka gerbang kompatibilitas Windows dengan platform mobile populer lainnya.



Bagi fans loyal Microsoft dan Windows Phone, dihadirkannya Cortana dan Companion App ini ke platform lain mungkin terdengar seperti bom kejut. Namun bagi Microsoft sendiri ini sesuai dengan visi mereka untuk menjadi perusahaan layanan no 1 di dunia, dimana semua produk dan layanannya bisa digunakan oleh semua orang, tak terbatas dengan platform apa yang digunakannya.

source : winpoin.com

Microsoft Resmi Menghadirkan Cortana ke Android dan iOS Mulai Akhir Juni Ini

Microsoft Resmi Menghadirkan Cortana ke Android dan iOS

Pagi ini Microsoft membawa kabar gembira bagi semua pengguna Android dan iOS, karena secara Official mereka mengumumkan akan menghadirkan Cortana ke kedua platform tersebut.

Microsoft dengan bangga menegaskan bahwa Cortana untuk Android bakal dirilis akhir Juni ini, sedangkan untuk iOS dirilis akhir tahun ini.



Namun demikian baik Cortana di Android ataupun iOS bakal berupa apps yang tentunya memiliki keterbatasan dalam mengakses sistem internal. Hasilnya ada beberapa fitur yang membutuhkan integrasi device seperti mengaktifkan dengan memanggil “Hey Cortana” bakal hanya ada di Windows 10.

Namun selain fitur yang membutuhkan akses ke sistem, Cortana di Android dan iOS bakal memiliki fitur dan kemampuan yang sama seperti Cortana di Windows Phone. Kamu bisa bertanya, mengatur jadwal, mentracking jadwal penerbangan, dan berbagai hal produkif lainnya.

3 Mitos Terkait Windows (yang Tidak Sepenuhnya Benar)

3 Mitos Terkait Windows

Seperti halnya dinasti penguasa Korea Utara, Steve Jobs berhasil menerapkan sebuah pameo terkenal dari dunia marketing: “Jika engkau tidak membuat mitos terkait produkmu, maka orang lain akan membuatkan mitos tersebut” – Seperti yang kita tahu, sebagaimana halnya Kim Jong Il yang menciptakan mitos seperti lahir di gunung Baekdu diiringi pelangi dan naga, Steve Jobs berhasil menciptakan kesan Apple yang keren, sangat personal, dan anti-mainstream. Kamu dapat memikirkan sendiri apakah mitos-mitos tersebut 100% benar.
Kembali ke Windows, OS ini memang sangat fungsional. Sayangnya, Windows terlalu sibuk menjajah pasar sehingga lupa membuatkan mitos untuk dirinya sendiri. Bila sampai orang lain yang membuatkan mitos, harap maklum jika kebanyakan  mitos tersebut berkesan negatif. Berikut ini mitos terkait Windows yang tidak sepenuhnya benar, namun sering kita dengar dari banyak orang!

Mitos #1: Windows Tidak Intuitif

Windows Tidak Intuitif

Yang dimaksud dengan intuitif adalah kemudahan untuk digunakan hanya berdasarkan nalar atau perasaan. Banyak orang merasa kebingungan ketika menggunakan Windows 8 atau Windows 8.1 karena bentuknya yang sangat berbeda (dari Windows XP, Vista, atau 7). Faktanya adalah, ini disebabkan karena cara penggunaan yang memang sangat jauh berbeda. Hal yang sama akan terjadi jika kamu menggunakan Mac setelah terbiasa menggunakan Windows 7 atau sebaliknya.
Dalam percobaan menggunakan subjek yang belum pernah menggunakan komputer sama sekali, Windows 8 dapat dipahami dengan cepat dan mudah [catatan, percobaan ini menggunakan perangkat berlayar sentuh] dibandingkan dengan situasi ketika subjek diminta menggunakan Windows 7.
Jadi permasalahan utama bukanlah UI yang tidak intuitif, akan tetapi cenderung pada UI yang jauh berbeda dengan kebiasaan umum. Sedangkan manusia merupakan mahluk kebiasaan yang cenderung susah keluar dari zona nyamannya ketika menggunakan sesuatu.

Mitos #2: Windows Paling Banyak Terkena Virus

Windows Paling Banyak Terkena Virus
Menurut kamu berapa besarkah pangsa pasar Windows untuk semua seri di seluruh dunia? 90%! Ya, kamu tidak salah membaca. Sembilan puluh persen PC di seluruh dunia menggunakan Windows. Jadi apabila 10% saja dari perangkat tersebut terkena virus, maka Windows sudah disebut sebagai: paling banyak terkena virus – ini adalah konsekuensi yang hadir bersama kekuasaan absolut Windows di dunia PC.

Tambahkan lagi fakta berikut: Jika kamu adalah seorang pembuat virus yang ingin mencuri identitas, data kartu kredit, ataupun informasi finansial seseorang, mana yang paling mudah untuk ditargetkan? Tentu saja OS yang paling banyak digunakan orang di seluruh penjuru bumi, dan sekali lagi Windows terkena imbas situasi ini!

Meskipun demikian, system keamanan Windows tidak seremeh itu. Pasca versi Windows 7, OS Windows semakin susah untuk dibobol begitu saja. Ini ditunjukkan oleh perbandingan angka ancaman keamanan yang semakin menurun, tentu saja disertai perbandingan pengguna yang relevan. Jadi kamu masih dapat mempercayai Windows, asalkan terus mematuhi protokol keamanan sesuai yang disarankan.

Bingung apa yang harus dilakukan? Dengan membaca dan menerapkan artikel-artikel di Winpoin ini saja, kamu akan mendapatkan banyak tips untuk mengamankan komputer ber-OS Windows dari berbagai ancaman keamanan.

Mitos #3: Beberapa “Kepercayaan Umum” Terkait Windows

Beberapa “Kepercayaan Umum” Terkait Windows

Selain dua mitos utama di atas yang sering kita dengar, ada lagi beberapa kepercayaan yang sebenarnya tidak begitu benar terkait dengan Windows.


1. Registry Cleaning Mempercepat Komputer

Ini tidak benar. Membersihkan registry tidak akan membantu mempercepat komputer. Bahkan meskipun kamu tidak pernah membersihkannya, ini tidak berhubungan dengan performa PC kamu. Mungkin saja kamu mendapatkan storage yang lebih lega, namun ini sama sekali tidak ada hubungannya dengan kecepatan.


2. Defragmenting Akan Membantu Performa

Oke, ini memang benar. Tapi ini hanya berlaku untuk hard disk drive! Bahkan kamu harus mengingat: Jangan pernah melakukan defragment pada solid state drive (SSD) karena ini akan menimbulkan kerusakan!

Sebaliknya pada hard disk tradisional, menggunakan defragment akan membantu kecepatan membaca data, karena defragmenting akan menjadikan data kamu tertata rapi di perangkat disk penyimpanan tersebut. Perlu diingat juga bahwa sebaiknya kamu tidak terlalu sering melakukan defragmenting, karena ini berpengaruh pada ‘usia’ hard disk kamu. Sebulan sekali adalah frekuensi yang ideal.


3. Antivirus Premium Menjamin Keamanan

Fakta yang benar adalah: antivirus yang rajin diperbarui adalah yang paling efektif mengamankan PC atau laptop kamu. Beberapa antivirus premium memang menjanjikan performa optimal, tapi yang gratisan juga tidak kalah.

Avast adalah salah satu antivirus gratisan yang sangat handal dan ringan. Asalkan kamu rajin memperbarui database-nya, maka makin sedikit permasalahan kamu dengan virus di PC atau laptop.

source : winpoin.com